Jumat, 24 Januari 2020
Dear Kamu
Selasa, 08 Oktober 2019
Jangan Pernah Sia - Siakan Dia Yang Tulus Mencintaimu
Kamu tau? Ketika kamu merasa sempurna, merasa hebat dan kamu telah mendapatkan segala yang kamu inginkan tetapi kamu ternyata hanya sendiri. Tidak ada orang yang menemani hidupmu. Segala yang kamu capai menjadi tidak berarti karena kebahagiaanmu belum kamu dapatkan. Kamu hanya bisa membaginya untuk dirimu sendiri.
Kamu tau? Ketika kamu merasa banyak orang yang akan jatuh cinta padamu dan mencintaimu, saat itu kamu tidak akan menyadari bahwa kamu akan dibutakan oleh semua itu. Kamu tidak akan menyadari saat seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu telah kamu sia-siakan. Kamu tidak akan tau bagaimana orang itu dengan hatinya yang ikhlas menerima segala perlakuanmu, sikap dinginmu, ketidakperdulianmu bahkan mungkin pengkhianatan yang telah kamu lakukan padanya.
Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyianyiakan cintanya karena pikiranmu yang mengatakan bahwa kamu bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dari dia. Bahwa dia bukanlah segala-galanya buatmu dan tak akan berarti apa-apa. Bahwa kamu bisa mendapatkan orang yang lebih baik darinya dan kamu akan banyak dicintai oleh orang lain selain dia.
Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyianyiakan cintanya karena kamu pun begitu sibuk memperhatikan yang lain. Kamu tak akan menyadari kasih sayangnya yang tulus kepadamu. Kamu tak akan menyadari cintanya yang mencintaimu begitu sederhana, namun sempurna.
Kamu lupa bukan banyak cinta dan kesenangan yang kamu cari dalam hidupmu. Kamu lupa bukanlah kecantikan, ketampanan, keindahan yang kamu butuhkan untuk melengkapi hidupmu. Tapi seseorang yang memiliki hati bersih dan tulus yang menerima segala kelebihan dan kekuranganmu, yang tidak menuntutmu untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu, yang tak pernah meminta imbalan apapun. Kecuali berharap kamu mencintai dia setulus hatimu.
Berharap kamu mampu menyadari bahwa cintanya berharga, tapi kamu akan melupakan segalanya itu jika kamu tertutupi oleh kepercayaan dirimu yang berlebihan sehingga menjadikanmu sosok yang sombong dan keegoisanmu yang begitu besar, Lalu kamu akan melewatkan kesempatanmu mendapatkan kesempurnaan dalam hidupmu pada saat kamu meninggalkannya.
Lalu ketika kamu tengah dalam keterpurukan, berada dalam kesendirian dan kesepian ditengah kehidupanmu, kamu tidak memiliki siapa-siapa. Ketika kamu menginginkan ada ketulusan yang diberikan seseorang padamu, semua orang yang kamu harapkan menjauh dan tak bisa memberikan ketulusan yang kamu harapkan. Semua orang yang kamu harapkan malah pergi meninggalkanmu disaat kamu membutuhkan mereka dan kamu sangat kecewa.
Lalu kamu akan teringat padanya, pada seseorang yang pernah mencintaimu dengan hatinya yang tulus seperti yang kamu harapkan saat ini. Lalu kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu padanya.
Bagaimana kamu menyia-nyiakan hidupnya, waktunya dan cintanya. Bagaimana kamu membuatnya jatuh didalam kekecewaan dan kesedihan. Bagaimana kamu mendera hatinya yang tulus mencintai kamu dengan luka-luka.
Tiba-tiba kamu sangat merindukannya, menginginkan dia ada disampingmu, menemanimu melewati keterpurukanmu.
Kamu merindukan segala kesabaran yang dia berikan padamu. Kamu merindukan saat-saat canda tawa bersamanya dulu. Kamu merindukan perhatian yang selalu ia berikan padamu. Kamu merindukan dia yang selalu menantikanmu. Kamu merindukan dia yang selalu memujamu. Kamu merindukan kasih sayangnya bahkan kamu sangat ingin memiliki kasih sayangnya kembali.
Kamu sangat sangat ingin memeluknya dengan erat, mendekap dirinya, segala ketulusan yang ada pada dirinya yang tak akan pernah lagi kamu temukan dalam diri orang lain yang pernah dekat dalam hidupmu.
Saat itu, kamu akan menyadari dia yang telah kamu sia-siakan itu adalah sosok yang kuat, yang selalu berjuang untuk mu, cintanya yang mampu menanggung kesedihan dan beban yang kamu berikan padanya. Yang tidak pernah meninggalkanmu walaupun saat itu dia punya seribu alasan untuk meninggalkanmu. Yang tidak pernah meninggalkanmu yang seringkali kamu menyakitinya. Yang selalu menjagamu agar tak tersakiti sedikitpun. Yang selalu memperhatikanmu yang seringkali kamu mengabaikannya. Yang dengan beraninya tetap mencintai kamu meski kamu yang selalu membuatnya sedih dengan segala sikap dan perbuatanmu.l
Sosok yang menerima segala kekurangan dan keegoisanmu dengan hatinya yang terluka. Sosok yang menerima segala perlakuanmu yang acuh tak acuh terhadap perasaannya dengan kesabarannya. Sosok yang memberimu cinta, senyum, rasa bangga, hingga air matanya yang mengalir. Semua hanya karena dirimu. Sosok yang tetap setia padamu yang sering membiarkan dia kesepian. Sosok yang tetap menginginkanmu, membutuhkanmu meski kamu yang tidak pernah hadir untuknya dikala kamu adalah orang yang paling ia butuhkan lebih dari siapapun. Sosok yang selalu memaafkanmu yang seringkali kamu mengulangi kesalahan yang sama.
Aku sadar, aku salah karena selalu memarahi kamu dengan alasan kamu lama balas dan jika kamu ingin menjalani hubungan dengan serius mari kita sama - sama membangun cinta ini dan suatu saat nanti aku akan lamar kamu dan meminta kamu untuk menjadi istri ku. Aku janji aku tidak akan pernah marah - marah lagi karena aku tau kamu punya kesibukan sendiri, jadi mari kita bangun cinta ini bersama - sama~
Sabtu, 07 September 2019
Sebelum Jadi Anak Gunung, Ketahui Dulu Beberapa Istilah dalam Pendakian Biar Nggak Asal Ngomong
Dibawah ini adalah beberapa istilah populer pilihan penulis yang paling sering digunakan dalam kegiatan mendaki gunung, bagi anda pendaki pemula atau yang ingin ngobrol asyik dengan para pendaki senior agar gak kaku ada baiknya memahami beberapa istilah tersebut. Sebagian istilah mungkin sudah sering anda dengar dan paham betul apa artinya dan sebagian lagi sering juga anda dengar tetapi artinya terkadang ‘meleset’ dari yang anda tahu. Mau naik gunung harus tau istilah-istilah ini dulu :
1. SIMAKSI : Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi.
2. LOGISTIK : Persediaan bahan makanan / perbekalan.
3. TREKKING : Perjalanan panjang dengan berjalan kaki.
4. HIKING : Berjalan kaki di alam bebas.
5. TEKTOK : Naik turun gunung dalam waktu sehari tanpa bermalam.
6. LEADER : Seorang pemimpin dalam rombongan pendakian.
7. SWEEPER : Posisi penjaga rombongan paling belakang untuk memastikan tidak ada anggota yang tertinggal.
8. RANGER : Penjaga Taman Nasional.
9. PORTER : Pemandu perjalanan sekaligus orang yang membantu membawa barang.
10.GUIDE : Pemandu perjalanan / pendakian.
11. EKSPEDISI : Perjalanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, umumnya untuk pengkajian suatu hal.
12. MOUNTAINEERING : Kegiatan mendaki gunung dengan menerapkan materi-materi yang dibutuhkan selama pendakian serta persiapan yang matang.
13. SHELTER : Tempat istirahat yang biasanya bisa digunakan untuk lokasi bermalam.
14. POS : Tempat singgah atau lokasi istirahat sementara.
15. BIVAK : Sebuah tenda sederhana yang digunakan sebagai tempat istirahat sementara saat mendaki gunung.
16. SURVIVAL : Bertahan hidup dalam kondisi tak menentu.
17. SURVIVOR : Orang yang bertahan hidup.
18. HIPO : Hipo termasuk singkatan dari Hipotermia.
19. OPSI : Operasi bersih-bersih gunung.
20. ROCK : Menandakan adanya batu yang jatuh dan meluncur dari atas
21. BONUS : Trek landai tanpa tanjakan.
22. RANJAU : Biasanya mengacu pada kotoran manusia.
23. SB : sleeping bag /kantong tidur
24. SUMMIT ATTACK : perjalanan menuju puncak
25. SAR (Search and Rescue) : Kegiatan kemanusiaan untuk mencari dan memberikan pertolongan kepada manusia yang dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah.
26. BACKPACKER
Istilah untuk orang yang suka melakukan perjalanan kesuatu tempat dalam waktu tertentu namun dengan biaya seminimal mungkin 'gratis malah lebih baik'.
27. PA
Singkatan dari Pencinta Alam
28. DIKSAR
Singkatan dari Pendidikan Dasar adalah sejenis pembekalan dasar bagi anggota Komunitas
29. Pendaki Jones
Semacam "Penyakit Sendi" Sendirian 🤣 Tuman !!!
Tambahan...
BUSHCRAFT
Keahlian bertahan hidup di alam liar yang merupakan inti dari survival, mempelajari hal-hal mendasar untuk bertahan hidup di alam liar. Kalau survival adalah ilmu keluar dari hutan maka bushcraft adalah ilmu masuk hutan.
BACKPACKER
Istilah untuk orang yang suka melakukan perjalanan kesuatu tempat dalam waktu tertentu menggunakan carrier (ransel besar) namun dengan biaya seminimal mungkin 'gratis malah lebih baik'.
FLASHPACKER
Punya passion yang sama dengan backpacker tetapi flashpacker punya budget lebih besar. Singkat cerita flashpacker adalah backpacker yang naik 'kelas'.
SOLO TRAVELER
Tidak seperti backpacker yang lebih mengutamakan perjalanan dengan low budget nya. Solo traveler lebih lega soal budget, bahkan rela merogoh koceknya lebih dalam hanya untuk memenuhi keinginan pribadinya seperti merasakan sensasi terjun payung atau menyelam ke spot tertentu. Namun 'solo' disini bukan berarti selalu sendiri bisa saja berdua.
CONVENSIONAL TRAVELER
Sebutan lain untuk wisatawan, hanya sebatas rekreasi ke tempat-tempat tertentu, bersenang-senang, dan refresing. Dalam perencanaan tidak sedetail dan secermat backpacker atau punya keinginan ke spot tertentu layaknya solo traveler.
Ada Tambahan?? Silahkan di kolom komentar sob.
Selasa, 13 Agustus 2019
Diam Itu Emas - Pikiranku
Kenapa masalahmu tidak bisa terselesaikan
Mungkin kamu terlau banyak bicara
dan terlalu banyak MENGELUH
Kamu menganggap masalahmu
lebih besar daripada orang lain
Padahal bisa saja masalah mereka
lebih BESAR daripada MASALAHMU
tapi mereka tidak banyak <b>bicara
dan mengeluh seperti kamu
apa gunanya anda berbicara tentang
masalahmu kepada orang lain
apa gunanya anda MENULISKAN
masalahmu di MEDIA SOSIAL
PERCAYALAH
orang lain itu hanya PENASARAN
bukan karena mereka perduli
ketika masalahmu datang
terkadang lebih baik DIAM
daripada menjelaskan apa yang
yang kita RASAKAN
karena akan sangat menyakitkan
karena mereka hanya bisa mendengar
tapi tidak bisa mengerti
saat kamu lagi MARAH
DIAMLAH....
karena dengan diam itu bisa mencegah kamu
untuk MENYAKITI hati orang lain
dengan kata-katamu
saat kamu lagi marah
DIAMLAH..
daripada harus mengucapkan kata-kata
TANPA MAKNA..
DIAM
bukan tanda kita tidak tahu
DIAM
bukan juga definisi sebuah KEBODOHAN
tapi diam BERMAKNA
bahwa kamu MATANG
lebih BIJAK berfikir mana yang BAIK untuk kamu
dan juga untuk ORANG LAIN
ketika masalahmu TERJADI
diamlah SEJENAK
tahan mulutmu untuk berbicara
karena berbicara saat marah
justru akan memperkeruh situasi
tahan jarimu untuk menulis di MEDIA SOSIAL
karena menulis status pada saat marah
yang akan kamu tulis adalah SAMPAH
MEMANG
kamu butuh tempat mengadu
kepalamu sudag tidak sanggup MENANGGUNG
semua MASALAHMU..
tapi apakah menceritakan masalah
kepada orang lain
membuat status di media sosial
bisa membuat masalahmu SELESAI
ketika masalah dan amarah itu datang
berhenti dan duduklah
kalau masih marah
BERBARINGLAH
tapi jika masih MARAH
ambil SAJADAHMU
dan BERDOALAH..
masalah besar terjadi karena
yang tidak TERSELESAIKAN
diam memang tidak bisa menyelesaikan MASALAH
tapi setidaknya
diam bisa meredam untuk membuat masalah
itu menjadi tambah BESAR
lebih baik diam
tapi tahu apa yang harus DILAKUKAN
daripada bicara tapi
tapi tidak mengerti apa yang DIBICARAKAN
lebih baik diam dan dianggap BODOH
daripada berbicara dan berusaha dianggap PANDAI
berkata-kata memang lebih baik daripada DIAM
tapi diam akan jauh lebih baik daripada berkata-kata
tapi menyakiti hati orang lain
DIAM, lebih baik daripada berbicara OMONG KOSONG
dan sok TAHU
DIAM
bisa membuat kita bisa lebih mendengarkan kata hati
DIAM
bisa membuat kita menikmati cara kita berpikir
karena DIAM
terkadang lebih baik untuk mewakilkan jutaan
kepingan perasaan kita yang ADA
lebih baik diam daripada melepaskan kata-kata
yang tidak sepatutnya
diam itu BIJAK
tapi ketika bijakmu di injak
dan tidak di HARGAI
berbicaralah...
dan buat orang lain DIAM
karena DIAM adalah EMAS
dan berbicarabaik adalah BERLIAN
Bicaralah bila ada Gunanya. Jika tidak, DIAM adalah pilihan yang BIJAK
Sabtu, 20 Juli 2019
Merindukan Pahlawan Demokrasi Era Milenial
Sebuah bangsa tak dapat hidup tanpa sosok pahlawan. Perjuangan merekalah yang melahirkan sebuah bangsa dan kisah tentang mereka jugalah yang membentuk imajinasi kolektif yang mempersatukan bangsa itu. Negeri ini tak abai soal itu. Selama berpuluh-puluh tahun imajinasi kolektif tentang para pahlawannya dirawat melalui berbagai cara. Pelbagai kisah kepahlawanan dituangkan ke dalam buku-buku sejarah agar generasi muda tak melupakan mereka.
Namun, derap sejarah kerap membawa kejutan. Meskipun dalam pendidikan formal generasi muda zaman ini juga menerima pelajaran tentang para pahlawan kemerdekaan Indonesia, rupanya mereka membangun imajinasi kolektif yang sama sekali lain.
Unduh koran disini
Dalam survei yang diadakan oleh Litbang Kompas (31 Oktober-1 November 2018), generasi milenial di Indonesia rupanya tidak lagi mengidentifikasi sosok pahlawan dengan para pejuang kemerdekaan. Bagi sebagian besar dari mereka (51,8 persen), sosok pahlawan adalah orang-orang yang gigih memperjuangkan kesejahteraan banyak orang. Selain itu, 39,5 persen menyebut para pahlawan adalah pembela kebenaran. Hanya 4,6 persen yang menyatakan bahwa para pahlawan adalah pembela kemerdekaan Indonesia.
Temuan menarik ini bisa menjadi titik tolak untuk memikirkan lebih jauh sebuah pertanyaan sederhana: pasca Pemilu 2019, sosok seperti apakah yang bisa disebut sebagai pahlawan negeri ini? Jawaban atas pertanyaan ini tentu menuntut pemahaman mengenai apa yang paling berharga dari demokrasi.
Demokrasi dan pemilu
Demokrasi berarti pelaksanaan pemilu. Itulah yang ada dalam benak cukup banyak orang ketika berbicara soal demokrasi. Pemahaman simplistis ini adalah buah dari lintasan sejarah. Setelah lama tenggelam sejak kelahirannya di Athena pada sekitar abad kelima SM, demokrasi kembali muncul di cakrawala politik dunia pada abad ke-18. Yang memicu kelahirannya kembali adalah dua revolusi besar di kedua sisi Samudra Atlantik.
Akan tetapi, karena wilayah Amerika Utara dan Perancis jauh lebih luas daripada Athena, demokrasi lahir kembali dengan bentuk yang berbeda dari pendahulunya. Apabila di Athena setiap warga kota (hanya laki-laki merdeka) terlibat langsung dalam proses deliberasi dan pengambilan keputusan mengenai tata aturan hidup bersama serta secara bergantian melaksanakan tugas pemerintahan, di Amerika Serikat dan Perancis, warga negara memilih wakil-wakilnya untuk melaksanakan peran itu. Oleh Alexander Hamilton, sistem ini disebut demokrasi representatif (representative democracy).
Sejak saat itu, demokrasi representatif pelan-pelan menyebar ke berbagai belahan dunia. Dengan kejatuhan Uni Soviet, lawan terakhirnya pun tumbang. Demokrasi representatif tampil sebagai pemenang dan kini dipandang sebagai sistem pemerintahan par excellence. Menolak sistem ini sama saja berpamitan dari panggung politik.
Kemenangan demokrasi representatif ini membuat orang tak lagi bertanya mengenai kebaikan dan keburukan sistem ini. Yang ada hanyalah pesta perayaan pemilu. Itulah mengapa setiap kali pemilu diadakan, negara lalu menjadi gaduh. Jalanan-jalanan ribut dengan kampanye, media massa penuh dengan opini ahli, dan media sosial dijejali dengan komentar para netizen.
Pemilu lalu menjadi pusat dari demokrasi seolah-olah pelaksanaan prosedur ini dengan sendirinya dapat menjamin bahwa penggunaan kekuasaan akan menjadi lebih bertanggung jawab. Padahal, dalam praktiknya tidak ada jaminan bahwa setelah pemilu selesai dan pemerintahan baru terbentuk, para politisi akan mengedepankan kepentingan pemilihnya.
Persis, inilah sisi gelap dari demokrasi representatif yang diungkap oleh John Dunn dalam The Story of Democracy. Pada akhirnya, demokrasi representatif tetap tidak menjadikan warga negara sebagai pemilih memiliki kuasa atas aturan dan kebijakan yang menentukan jatuh-bangun kesejahteraan hidupnya sehari-hari. Jika terus berlanjut seperti ini, demokrasi representatif dan pemilu tidak lebih dari sekadar alat pelegitimasi kekuasaan politis.
Demokratisasi pahlawan era milenial
Situasi seperti inilah yang tampaknya membuat bangsa ini merindukan pahlawan demokrasi di era milenial. Sebagaimana diungkapkan dengan cerdas oleh generasi milenial, tugas pahlawan pada zaman ini bukan lagi membela kemerdekaan Indonesia. Tugas mereka adalah membela kesejahteraan orang banyak dan membela kebenaran. Jika mau dirumuskan secara lebih lugas, ini berarti tugas para pahlawan era milenial adalah menjadi pengawal demokratisasi.
Demokratisasi menunjuk pada sesuatu yang lebih besar daripada sekadar pemilu. Demokratisasi adalah proses penanaman nilai dasar demokrasi ke dalam setiap ruang kehidupan. Dengan perkataan lain, demokratisasi tidak berhenti pada perkara pembentukan institusi yang memungkinkan pemilu bisa berlangsung. Lebih dari itu, demokratisasi terarah pada perubahan kultural yang memungkinkan tumbuhnya nilai-nilai yang menjadikan demokrasi begitu berharga.
Nilai itu bertopang pada gagasan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang setara dalam pembentukan tata hidup bersama dan penggunaan kekuasaan yang ada di masyarakat. Di balik gagasan itu tentu saja adalah keyakinan bahwa setiap manusia dilahirkan setara dan karena itu memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kehidupannya.
Pokok yang terakhir ini memiliki implikasi penting. Karena yang dituju adalah pembelaan martabat setiap warga negara, demokratisasi perlu memperhitungkan fakta bahwa tidak setiap warga negara cukup berdaya untuk melaksanakan hak-hak politiknya. Ada yang memang sudah berdaya, tetapi tidak sedikit pula yang terpinggirkan karena kepentingannya tidak terwakili dalam kontestasi pemilu. Mereka inilah bagian dari negeri ini yang memerlukan pembelaan oleh para pahlawan demokrasi era milenial.
Maka, pahlawan demokrasi era milenial tidak akan hanya sibuk berteriak atas kemenangan pasca pemilu khususnya bagi politisi yang paling lihai menampilkan diri sebagai pembela rakyat lalu sesudah itu duduk tenang. Justru sebaliknya: sesudah pesta usai, ia akan berdiri paling depan menjadi pengawal demokratisasi. Dengan gigih, ia akan memperjuangkan aneka tindakan afirmatif untuk mengangkat kehidupan minoritas dan kelompok tak berdaya di negeri ini. Betapa negeri ini merindukan pahlawan demokrasi era milenial.
*Rahmat Asmayadi, Pengajar di SD Negeri Suko 2 tinggal di Sidoarjo
Sabtu, 06 Juli 2019
Cara Seting Koneksi Wifi Tidak Bisa Terhubung ke Wifi.id atau Limited Access pada WiFi id
Masalah limited Access Juga sering dialami para pengguna jarlngan WiFi.id. Biasanya akan muncul notlflkasi “Connection Limited" padahal sinyal Wifi masih penuh. Oleh karena itu, kamu bisa mengatasinya dengan sedikit tips beikut ini:
1. Pertama, masuk dan koneksikan ponsel Android kamu ke jaringan @WIFI.id. Pastikan bahwa kamu memang sudah membeli voucher dan memliki akses ke WIFI.id.
2. Kemudian buka web browser (Chrome atau Mozilla), kemudian masuk ke landing page homepage WIFin berikut Ini:
http://Landing2.wifi.id/wifi.id-new/default/Landing/
3. Kamu akan dibawa pada Homepage WIFi.Id. Masuk dengan user ID dan password yang kamu miliki.
4. Coba cek koneksinya. Cara tersebut berhasil untuk membuat kecepatan Internet di Wifi.id lebih stabil bahkan Jika jaringan cukup bagus bisa mencapai 10 Mbps.
Nah, itulah cara mudah mengatasi masalah wifi.id error saat menghubungkan ke jaringan WiFi.id di hape Android. Kecepatan WiFi.id tidak hanya tergantung dari lokasi maupun kecepatan sinyal saja, melainkan juga dipengaruhi setting-an di ponsel kamu. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Kamis, 04 Juli 2019
7 Alasan Kenapa Kamu Harus Memilih Pasangan yang Lebih Pintar Daripadamu
Punya kriteria yang bagus tentang pasangan idaman bukanlah hal yang buruk. Ada kalanya kita memang harus menetapkan standard tersendiri agar tidak mudah kecewa. pastinya, kita ingin punya pasangan yang berkualitas baik kan?
Apalagi sebagai pria, suatu hari nanti ia akan menjadi pemimpin dan pendamping bagi kita.Maka dari itu, carilah pasangan yang setidaknya kepintarannya bisa mengimbangi kita, karena beberapa alasan berikut ini:
2. Dia bisa menjadi inspirasi bagimu. Bukan hanya menuntun hubungan ini, namun kamu bisa sharing dengannya dan mendapatkan perspektif yang berbeda sebagai masukan saat sedang ada masalah. Setidaknya pikirannya jauh lebih kritis dan objektif.3. Tentunya dia bisa membuat kamu bangga. Siapa sih yang tidak kesengsem dengan sosok yang pintar? Asal jangan pintar memainkan hati saja, deh. Hal seperti ini juga bisa membuat kamu terhindar dari kesenjangan inteligensi yang kerap membuat pasangan bertengkar.
4. Pria yang smart umumnya bisa menghargai wanita. Smart itu tak hanya dalam kepintaran tapi juga kecerdasan emosional yang baik. Sehingga mereka cenderung jauh dari kekerasan apalagi memaki. Kalau dia sampai memaki kamu, then he's not smart enough.
5. Siapapun ingin masa depan yang baik. Pria yang pintar dan kreatif akan lebih bisa diandalkan di masa mendatang. It's a sign of good leader.
6. Tentunya pria yang baik akan membuat kamu juga menjadi baik. Dirimu bisa mencontoh beberapa hal yang baik darinya. Misalnya lebih rajin, lebih kreatif dan sejenisnya.
7. Pria yang pintar bisa lebih fleksibel dalam memahami dan beradaptasi. Untuk penyelesaian masalah pun tidak akan terlalu berbelit-belit karena karakter mereka yang cenderung mendulukan solusi.
Tidak ada salahnya menentukan kriteria yang baik untuk calon pasangan itu. Yang penting kita berusaha dulu. Masalah jodohnya dengan siapa, itu pasti yang terbaik bagi kita dan sebenarnya tidak jauh dari sosok yang kita dambakan.
Kamis, 06 Juni 2019
PUISI bertema #RUMAH Oleh Rahmat Asmayadi dkk
Ellunar dan Puspamala Pustaka mengucapkan terima kasih atas antusias dan partisipasi Anda lomba menulis PUISI bertema #RUMAH yang kami adakan 16 Maret-13 April 2019 lalu. Anda dapat mengecek pengumuman lomba menulis puisi #RUMAH yang sudah tayang pada 6 Mei di website kami atau melalui tautan ini:bit.ly/PengumumanPuisiRumah. Dari hasil pengumuman ini, kami bermaksud menginformasikan bahwa Anda dinyatakan lolos sebagai PENULIS TERPILIH. Hadiah yang Anda peroleh adalah :
Karya Anda diterbitkan (gratis) dalam salah satu dari lima buku seri #PuisiRumah berjudul:
1. ATAP
2. BERANDA
3. JENDELA
4. PILAR
5. PINTU
Anda dapat memesan buku hasil lomba di:https://www.ellunar.shop/
Kamis, 09 Mei 2019
Pendidikan adalah Buah Cinta
“My mother was making of me. She was so true, so sure of me: and I felt I had something to live for, someone I must not disappoint.”
Nancy Matthews adalah seorang wanita yang secara umum sama saja dengan wanita yang lain di kotanya. Dia tinggal di kota Port Huron, Michigan, di Amerika Serikat pada abad ke 19. Dia hidup dengan damai bersama suaminya yang bernama Samuel Ogden dan anaknya yang dipanggil dengan nama Tommy.
Salah satu hal yang membedakan Nancy dengan wanita lain adalah dia mampu menarasikan rasa cintanya dalam bentuk kepercayaan. Tommy, anak yang terlahir dalam rahimnya, secara penilaian umum beda dengan anak-anak lainnya di sekolahnya. Dia dihakimi bodoh, kurang cerdas dan kekurangan lain yang membuat salah seorang gurunya beranggapan dia tak seharusnya bersekolah di tempat dia belajar.
Tommy mempunyai suatu kekurangan pada pendengarannya. Mungkin hal ini yang menyebabkan dia lebih lambat menangkap pelajaran dibandingkan dengan teman-temannya. Sekolah yang seharusnya berkisah tentang semangat mendidik, berubah menjadi ajang vonis yang mengubah hidup Tommy. Si kecil pulang dari sekolahnya dengan membawa secarik kertas. Dalam secarik kertas tersebut tertuliskan huruf demi huruf yang membentuk makna bahwa Tommy adalah anak yang bodoh dan tidak bisa diterima belajar di sekolah tersebut.
Nancy geram. Dia mencoba ke sekolah dan berdiskusi dengan guru yang menolak anaknya. Namun hal tersebut nampak sebagai jalan buntu yang tidak ada cara untuk melewatinya. Nancy dengan keteguhan hatinya mengambil alih fungsi mendidik dengan satu alasan. Dia percaya, anaknya bukanlah anak yang bodoh.
Dia mendidik anaknya dengan dua metode. Melalui pembekalan ilmu dan dorongan agar anaknya mempraktekkan ilmunya. Nancy percaya bahwa membaca adalah gerbang kesuksesan. Dia menghujani anaknya dengan tetes-tetes ilmu melalui buku. Dia menyiapkan segala sarana yang mungkin untuk mendorong anaknya mencapai tingkat tertinggi kecerdasannya. Dia sendiri yang mengajarkan cara membaca dan matematika.
Nancy menyiapkan bacaan yang sesuai dengan minat anaknya. Tommy seringkali bertanya tentang fenomena alam. Nancy paham anaknya mempunyai tingkat ingin tahu yang tinggi yang akan menjadi bekal baginya mencapai keberhasilan. Untuk mendorong anaknya lebih banyak berkreasi, Nancy membelikan sebuah buku berjudul School of Natural Philosophy karya R.G Parker. Buku tersebut berisi tentang cara eksperimen fisika dan kimia yang ternyata sangat sesuai dengan minat Tommy. Bisa dibilang, Nancy berhasil menggiring Tommy, anak yang dianggap bodoh itu menemukan dunia dan kecerdasannya yang tertutupi oleh mata orang lain.
Tommy kecil giat bereksperimen. Dia bahkan didorong untuk berbisnis pada usia dini, yakni pada usia 12 tahun. Bila anak-anak kecil pada waktu itu belum berani untuk melakukan tindakan nyata, Nancy mendorong anaknya menjual koran, buah-buahan, di dalam kereta api di sepanjang rute dari Port Huron ke Detroit. Inilah yang kelak menjadi modal baginya untuk mencapai pintu kesuksesannya.
Pendidikan dan Cinta
Pendidikan sepertinya mirip dengan narasi yang mempunyai pengantar, isi dan kesimpulan. Pengantar awalnya adalah rasa cinta, isinya adalah penjejalan teori dan kesimpulannya adalah praktek. Cinta itu laksana kalimat mutiara dari guru bangsa Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidik harus mempunyai sikap ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani. Di belakang pendidik harus dapat memberikan dorongan, di tengah pendidik dapat memberikan ide, serta di depan pendidik harus dapat menjadi teladan.
Kisah di atas berkisah tentang Thomas Alva Edison dan ibunya, Nancy Matthews Edison. Kini, Tommy tercatat sebagai salah satu manusia paling jenius di dunia dengan lebih dari seribu hak paten atas namanya. Kisah di atas juga mengajarkan kita bahwa konsep pendidikan yang sebenarnya adalah bagaimana seorang pendidik dapat mendorong anak didik untuk menemukan potensi terbesarnya.
Dan semua itu hanya bisa dilakukan dengan cinta. Dan kisah terbesar bagi seorang anak adalah dari seorang ibu yang mendidik dirinya dengan narasi cinta. Kisah cinta yang membuktikan bahwa potensi terbesar manusia lahir bila didukung oleh orang yang disayangi.
“Banyak sekali kegagalan dalam hidup adalah mereka yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan ketika mereka menyerah”. Itulah salah satu kalimat yang konon diucapkan oleh Thomas Alva Edison. Tommy juga berpesan agar kita tidak menyerah dengan kondisi yang kita alami selama kita mau bekerja keras melalui kalimat legendarisnya, “Genius is one percent inspiration and ninety-nine percent perspiration.” Dia juga berkata ”Our greatest weakness lies in giving up. The most certain way to succeed is always to try just one more time”.
Pesan-pesan tersebut menggambarkan betapa besar semangat Tommy yang pernah divonis bodoh untuk meraih keberhasilan. Namun kalimat-kalimat inspirasi dari Tommy sebenarnya bermuara pada satu kisah yang tak pernah usah diceritakan sejarah. Kisah yang dimulai ketika seorang gurunya memberikannya sebuah surat berisi vonis baginya dan memintanya menyerahkan kepada ibunya. Kisah tentang bagaimana cinta berhasil merubah dirinya. Hal yang membuatnya mempunyai alasan untuk bertahan dari hinaan orang lain.
“My mother was making of me. She was so true, so sure of me: and I felt I had something to live for, someone I must not disappoint.”
Quote itulah yang anda baca di awal artikel ini yang diucapkan oleh Tommy. Dan sukses seringkali bermuara dari cinta yang mendorong manusia untuk bertahan.
Rabu, 03 April 2019
Cantik adalah kutukan
Sumber foto : bapermulu.com Semua perempuan ini adalah wajah tuhan yang paling nyata dimuka bumi ini.
Cantik adalah kutukan,
Jadi aku mencari orang-orang yang terkutuk.
Perempuan-perempuan terkutuk yang ketika memandangnya,
Seluruh laki-laki ingin membuat puisi.
Yang ketika memandangnya,
Seluruh laki-laki ingin menyanyi.
Yang ketika memandangnya,
Seluruh laki-laki melupakan ketakutan-ketakutannya.
Yang wajahnya membuat lelaki tidak hilang rasa takutnya,
Tapi lupa akan ketakutannya.
Aku ingin begitu melihat wajahmu,
Seluruh demonstran menghentikan demonstrasinya.
Dan tiba-tiba roda pemerintahan berhenti sejenak.
Seluruh orang berhenti bernafas memandangmu.
Kamis, 21 Maret 2019
Kau Sang Penyemangat
Sumber; fotoHatiku begitu menggebu
Setiap kudengar tausiyah suci itu
Rangkai katanya merona hatiku
Alur ritmiknya memerah telingaku
Jiwaku menggebu haru bertalu
Setiap derap pergerakan dihentakkan
Menyentak rasa lengang sanubari
Menggetar senyap keterlenaanku
Wahai geloraku, jangan tenggelamkan
Rasa cintaku pada perjuangan ini
Hanya karena tak bertemu sang guru
Yang selalu mengetuk pintu hatimu
Sematkan dalam ingatanmu,
Pandangan optimis penuh harapan
Seperti menatap indahnya langit biru
Penuh cahaya, menghangatkan hati
Agar kusambut langkah perjuangan itu,
Bersama kalam dan sabda yang tlah terpatri
Buktikan rasa peduli, simbol pemberani
Agar sinarnya terangi persada ini
Jadilah bunga yang harum di persada ini
Yang menebar wangi, pesona alami
Bangkit dan melangkahlah dengan pasti
Peradaban di negeri ini harus tegak berdiri
*Rahmat Asmayadi~
Fanpage akun IG : @asmayadi_er
Survei Terbaru : Tingkat Literasi Indonesia di Dunia Rendah
Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat li...
-
Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat li...
-
Sebelumnya kabinet trisakti ini pernah digunakan oleh soekarno, namun gagal. Apakah pemerintahan baru jokowi-jk bisa menerapkannya! Padahal ...
