Kamis, 28 September 2017

Tiap Malam Arwah Kembali Ke Rumah

Di daerah pesisir pantai utara pulau Jawa terdapat puji-pujian yang sangat mengharuka. Apalagi jika dilagukan oleh suara orang tua, seolah mereka menghayati benar makna kandungannya. Biasanya pujian itu dilantunkan setiap malam jum’at sebelum jama’ah shalat maghrib dan isya. Atau seringkali dilagukan ibu-ibu menjelang yasinan dan pengajian.<>

Dalam bahasa Indonesia kurang lebih inti makna pujian itu adalah demikian ‘ingatlah wahai saudara seiman, anak, famili dan handai taulan. Aku datang menengok rumahku, adakah engkau sudah kirim do’a untukku. Aku di sana (di alam kubur) hidup sendirian. Sunyi sepi, hanya kiriman do’a dan bacaan qur’an darimu yang menjadi harapan’.

Pujian di atas mengandaikan suara orang tua, sanak-saudara yang lebih dahulu meninggalkan kita. Mereka setiap malam jum’at mendatangi kediaman keluarga yang masih hidup meminta belas kasihan agar dikirim do’a dan bacaan ayat-ayat al-Qur’an. Karena hanya itulah bekal tambahan untuk ruh yang telah berada di alam kubur.

Mengenai subtansi pujian tersebut ternyata memiliki dalil yang kuat dalam kitab I’anatuthalibin Juz II.  

وورد أيضا أن ارواح المؤمنين تأتى فى كل ليلة الى سماء الدنيا وتقف بحذاء بيوتها وينادى كل واحد منها بصوت خزين يااهل واقاربى وولدى يامن سكنوابيوتنا ولبسوا ثيابنا واقتسموا اموالنا هل منكم من أحد يذكرنا ويتفكرنا فى غربتنا ونحن فى سجن طويل وحصن شديد فارحمونا يرحمكم الله. ولاتبخلوا علينا قبل أن تصيروا مثلنا ياعباد الله ان الفضل الذى فى ايديكم كان فى ايدينا وكنا لاتنفق منه فى سبيل الله وحسابه ووباله علينا والمنفعة لغيرنا فان لم تنصرف اى الارواح بشيئ فتنصرف بالحسرة والحرمان وورد أيضا عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال مالميت فى قبره إلاكالغريق المغوث ينتظر دعوة تلحقه من ابنه او اخيه اوصديق له فاذا لحقته كانت أحب اليه من الدنيا ومافيها.

Keterangan dari hadits bahwa arwah orang-orang mukmin datang pada tiap malam ke langit dunia, dan berhenti di jurusan rumah-rumahnya dan berseru-seru dengan suara yang mengharukan seribu kali “wahai keluargaku, sanak-saudara, dan anak-anakku, wahai kau yang mendiami rumah-rumahku, memakai pakaianku dan membagi-bagi hartaku. Apakah ada diantara kalian yang mengingat dan memikirkanku dalam pengasinganku ini dan aku berada dalam tahanan yang cukup lama dalam benteng yang kuat. Kasihanilah kami, maka Allah akan mengasihanimu. Janganlah kamu semua bakhil kepadaku sebelum kamu (berposisi) sepertiku.Wahai hamba-hamba Allah sesungguhnya apa yang kau miliki sekarang dulu juga (pernah) ku miliki, hanya saja dulu aku tidak membelanjakannya di jalan Allah, dimana pemeriksaannya dan bahayanya menimpaku sedang kegunaannya bermanfaat kepada  orang lain”.  Jika kamu (sanak, saudara dll) tidak memperhatikannya (arwah), maka mereka (arwah-arwah itu) tidak mendapatkan oleh-oleh sesuatupun dan mereka hanya akan mendapatkan penyesalan dan kerugian. Ada pula hadits Rasulullah saw.beliau bersabda ”mayit itu di dalam kuburnya seperti orang hanyut yang meminta-minta tolong, mereka menungu-nunggu do’a dari anaknya, saudaranya atau teman-temannya. Makajika  do’a itu sampai kepadanya nilainya jauh kebih baik dibandingkan dunia seisinya.

Demikianlah keterangan tentang kondisi arwah yang selalu menjenguk rumah dan keluarganya di setiap malam hari.

NU Online | Rabu, 23 April 2014 08:11 

Selasa, 26 September 2017

Tentang Rizki

Jika rizki karena kerja keras, seharusnya orang paling kaya kuli bangunan.

Jika rizki karena banyak waktu kerja, seharusnya warung- warung kopi 24 jam bisa mengalahkan macdonal dan kfc.

Jika rizki karena kepintaran. Seharusnya dosen dosen yg bergelar panjang menjadi orng orang kaya.

Jika rizki karena jabatan. Seharusnya para presiden dan raja berada di urutan terdepan dari 100 orng terkaya di dunia..

Rizki itu karena kasih sayang Allah.

_*"Mengejar rizki jangan mengejar jumlahnya tapi kejarlah berkahnya."*_ (Ali bin Abi Thalib)

Mari Tetap Semangat Mencari ridho Allah

Selasa, 19 September 2017

Cara Melihat Siapa Yang Menggunakan Wifi Speedy Kita

Jika anda mengaktifkan wifi speedy dirumah dan merasa kecepatan internetnya terus melambat, mungkin salah satunya alasan wifi speedy melambat karena terlalu banyak pengguna yang menggunakan wifi kita. Bisa saja yang menggunakan wifi kita tetangga ataupun orang lain yang tidak bertanggung jawab dan mencuri wifi kita tanpa izin terlebih dahulu. Nah kita bisa melihat siapa saja yang menggunakan wifi speedy kita, berikut cara melihat siapa yang menggunakan wifi speedy milik kamu. Agar dapat mengetahui siapa saja yang menggunakan wifi milik kita, perlu menggunakan aplikasi tambahan yakni Who is on My Wifi. Pada aplikasi ini kita hanya perlu menscan untuk mengetahui siapa yang menggunakan wifi kita dan akan muncul descripsi komputer yang menggunakan wifi speedy tersebut. Selanjutnya kamu bisa mengidentifikasi perangkat mana yang kamu ketahui, Jika kamu mencurigai perangkat tertentu segeralah untuk memblokirnya dari wifi speedy milikmu. Cara Melihat Siapa Yang Menggunakan Wifi Speedy Kita Fitur dari aplikasi ini sangatlah mumpuni salah satunya mengetahui perangkat yang terhubung ke wifi kita. Sayangnya untuk memblokir perangkat yang terhubung ke wifi kita diperlukan untuk mengupgrade ke full version. Sedangkan untuk yang gratis hanya bisa mendeteksi perangkat yang terhubung ke wifi speedy kita. Berikut cara melihat siapa yang menggunakan wifi speedy kita. # Unduh dan install aplikasi Who is on My Wifi # Selanjutnya jalankan aplikasi tersebut dan pilih scan now tunggulah beberapa saat hingga aplikasi tersebut berhasil mendeteksi perangkat yang terhubung ke wifi kita, Nah jika kamu mengenali perangkat yang terhubung pada wifi speedy milikmu tandai dengan memberikan nama pada perangkat tersebut ataupun dengan memilih Known (untuk mengetahui) ataupun unknown ( jika tidak mengetahui). Selanjutnya pilih Save cara melihat siapa yang menggunakan wifi speedy kita-2# Jika kamu ingin memblokir perangkat yang kamu curigai telah terhubung ke wifi tanpa izin diperlukan untuk upgrade full version pada aplikasi tersebut. # Nah untuk mengetahui perangkat yang kamu kenali terhubung pada wifi kamu bisa melihat Computer name, IP Address, Mac Address dari komputer milikmu. Demikianlah informasi mengenai cara melihat siapa yang menggunakan wifi speedy kita ataupun cara mengetahui ada yang memakai wifi speedy dan cara mengetahui penggunakan wifi kita. Mudah-mudahan informasi ini bisa membantu anda untuk menjaga keamanan wifi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Artikel Lain, juga dapat dilihat link berikut :
http://www.pintarkomputer.org/2016/02/cara-memblokir-pengguna-wifi-kita.html

Minggu, 17 September 2017

Penjelasan Ulama Perihal Waktu Pelaksaan Puasa Asyura

Sepuluh Muharram termasuk hari paling bersejarah bagi penganut agama samawi, khususnya Islam. Pada hari itu, Nabi Adam diterima pertobatannya oleh Allah SWT; kapal Nabi Nuh terdampar di daratan; Nabi Yusuf dikeluarkan dari sumur; Nabi Yunus keluar dari perut ikan; Nabi ‘Isa lahir pada sepuluh Muharram; dan Nabi Musa diselamatkan dari kejaran pasukan Fir’aun juga pada tanggal sepuluh Muharram.

Seluruh kejadian fenomenal ini disebutkan oleh Ibnu Bathal di dalam kitab Syarah Shahih Al-Bukhari.

Maka dari itu, ketika Rasulullah SAW berada di Madinah, Beliau mendapati seorang Yahudi sedang berpuasa. Nabi bertanya, “Puasa apa yang kamu lakukan ini? Mereka menjawab, “Pada hari ini Allah SWT menyelamatkan Musa dan menenggelamkan Fir’aun. Akhirnya Nabi Musa puasa pada hari itu sebagai bentuk rasa syukur.” Mendengar jawaban ini, Nabi berkata:

نحن أحق بموسى منكم، فصامه وأمر بصيامه

Artinya, “Kami lebih berhak atas puasa Musa daripada kalian." Nabi Muhammad SAW kemudian berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk puasa,” (HR Ibnu Majah).

Badruddin Al-‘Ayni dalam Umdatul Qarimengatakan, menurut madzhab Hanafi, puasa Muharram termasuk puasa wajib pada awalnya. Kemudian hukum wajib tersebut dihapus setelah adanya perintah wajib puasa Ramadhan. Pada waktu umat Islam diwajibkan mengerjakan puasa Ramadhan, maka status hukum puasa ‘Asyura berubah menjadi sunah. Kendati ulama menyepakati kesunahan puasa ‘Asyura, mereka berbeda pendapat terkait waktu pelaksanaan puasa ‘Asyura itu sendiri. Ada yang mengatakan sembilan dan ada pula yang mengatakan sepuluh Muharram. Perbedaan ini didasarkan pada variasi riwayat terkait puasa ‘Asyura.

Untuk menengahi perbedaan tersebut, maka puasa ‘Asyura dapat dibagi menjadi tiga tingkatan: Pertama, mengerjakan puasa dari tanggal sembilan sampai sebelas Muharram; kedua, puasa pada tanggal sembilan dan sepuluh Muharram; ketiga, puasa tanggal sepuluh Muharram saja. Pembagian ini sebagaimana dijelaskan Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi.

Pendapat ulama yang menganjurkan puasa sebelum dan sesudah sepuluh Muharram berdasarkan hadits dari Ibnu Abbas bahwa Nabi SAW berkata:

صوموا يوم عاشوراء وخالفوا فيه اليهود وصوموا قبله يوما أو بعده يوما

Artinya, “Puasalah kalian pada hari Asyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Kerjakan puasa dari satu hari sebelumnya sampai satu hari sesudahnya,” (HR Ahmad).

Hadits ini menunjukkan bahwa yang dimaksud ‘Asyura itu adalah sepuluh Muharram, bukan sembilan Muharram. Akan tetapi, Nabi Muhammad SAW meminta pelaksanaan puasanya menjadi tiga hari, yaitu dari tanggal sembilan sampai sebelas. Dalam riwayat lain disebutkan, Nabi berencana puasa tanggal sembilan Muharram, namun Beliau sudah wafat sebelum menunaikan niat itu.

Penjelasan ini dapat dipahami bahwa ulama menyepakati kesunahan puasa ‘Asyura. Bahkan dianggap sebagai puasa yang paling utama setelah Ramadhan. Akan tetapi, lebih disunahkan lagi mengerjakannya mulai dari tanggal sembilan hingga sebelas. Kalaupun tidak mampu melaksanakan tiga hari, diperbolehkan puasa khusus pada tanggal sepuluh Muharram tersebut. Wallahu a'lam

Hengky, NU Online | Add By Hafiz | Sabtu, 08 Oktober 2016 08:05

Kamis, 14 September 2017

Perbedaan NU-nya Gus Dur dan NU-nya KH Hasyim Muzadi

Masih teringat "joke" Almarhun KH Hasyim Muzadi waktu mengisi ceramah Haul Almagfurlah Mbah Kiai Wahab Hasbullah Jombang.

Suatu ketika Kholifah Sayyidina Ali Bin Abi Tholib ditanya oleh Tabi'in menganai keruwetan peta politik di Makkah mengenai perebutan kekuasaan.

Wahai Ali, mengapa pada Zaman Baginda Nabi Muhammad para sahabat (masyarakat) tidaklah "seruwet" masyarakat sekarang yang Engkau pimpin.

Dengan sabar Sayyidina Ali menjawab, "Iya, zaman Baginda Nabi Muhammad, masyarakat yang dipimpin beliau adalah orang orang seperti saya, dan ketika sekarang yang saya memimpin. masyarakatnya ganti seperti kalian". ;

Hal itu juga pernah ditanyakan oleh warga NU kepada saya (almarhum Pak Hasyim), "yai. kenapa Zaman Gus Dur, NU diombang-ambingkan pemerintah, NU tidak seruwet sekarang?" Almarhum KH Hasyim pun menjawab, "dulu yang dipimpin Gus Dur adalah orang seperti saya dan sekarang ketika saya yang memimpin NU, orang yang saya pimpin ruwet seperti kamu". Semoga sentilan di atas bisa menggugah kesadaran kita yang dininabobokan oleh ego dan kepentingan sesaat. Terimakasih atas ilmunya, kiai. Al Fatihah. [dutaislam.com/ab]

Keterangan:
Cerita diatas dituturkan oleh MA Husain Umar

Selasa, 12 September 2017

CARA MEMBERI PASSWORD WIFI SPEEDY INTERNET

Wifi internet merupakan salah satu teknologi yang sedang trend saat ini, jika anda mempunyai akses wifi dan ingin memproteksi maka bisa menambahkan/ memberi password wifi internet speedy agar tidak semua orang bisa mengakses wifi speedy internet yang anda miliki. Hal ini tentunya akan mengganggu kenyamanan anda ketika berinternet mengingat jangkauan internet wifi biasanya sampai beberapa ratus meter dari modem internet speedy yang ada. Untuk membatasi akses wifi internet maka perlu adanya menambahkan/ memberi password wifi speedy internet, dan jika anda pengguna speedy anda bisa menerapkan tips yang sederhana ini untuk menjaga koneksi internet anda yang stabil “karena biasanya jika internet di pakai oleh banyak pengguna/user maka sinyal yang di dapat akan berkurang/melemah, hal ini tentunya akan mengurangi kecepatan loading akses internet anda”. Maka dari itu meskipun cara ini kelihatan simple dan sederhana tapi perlu anda lakukan untuk cara menambahkan /memberi password wifi internet speedy anda. Untuk cara menambahkan/ memberi password wifi internet speedy, anda bisa menyimak penjelasan saya berikut ini : 1. Pastikan modem speedy “internet” berjalan dengan baik/normal. 2. Kemudian silahkan buka browser anda “mozilla/google chrome/opera”, kemudian pada address bar anda ketikkan 192.168.1.1 (enter) 3. Tunngu beberapa saat hingga muncul form login silahkan di isi dengan data yang di berikan dari teknisi speedy, dimana biasanya secara default username=admin dan password=admin 4. Setelah masuk ke tampilan web silahkan pilih menu Interface Setup, pilih Wirelles. 5. Maka akan tampil halaman wirelles, selanjutnya anda pilih authentication type dan rubah menjadi wpa-psk 6. Dan di bagian bawahnya pilih Encryption lalu rubah menjadi TKP/AES 7. Lalu pada Pre-shared key=password wifi yang di inginkan, jadi silahkan isikan dengan kata sandi yang di inginkan 8. Lalu klik Save

Selasa, 18 Juli 2017

Gawangi Pemuda Kartarcam Sidoarjo adakan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan)

Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Sidoarjo mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama dua hari, 15-16 Juli 2017, di Villa Puncak Trawas Mojokerto.

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara berurutan mengawali pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Karang Taruna Kecamatan Sidoarjo. Hal ini merupakan proses kaderisasi terhadap pemuda guna membentuk Generasi Cerdas, untuk membangun Desa yang ada dibawah naungan kecamatan Sidoarjo.

Peserta Kegiatan LDK berjumlah sekitar 60 orang yang merupakan pemuda-pemudi se-Kecamatan Sidoarjo perwakilan dari setiap kelurahan yang ada.

Secara resmi kegiatan LDK ini dibuka oleh Mansor selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Sidoarjo. Melalui sambutannya Mansor menyampaikan terima kasih atas kepedulian pengurus karang taruna berkat partisipasinya dalam mengikuti kegiatan LDK yang berlangsung di Trawas-Mojokerto.

Dalam materi ke-Karang Taruna-an Khabib, S. menuturkan “Keberadaan Karang Taruna sudah diakui oleh pemerintah dimana tercantum pada undang-undang nomor 11 tahun 2009. Peran Katar sendiri juga sangat dibutuhkan terutama dalam pembangunan suatu kota, dikarenakan isi dari organisasi tersebut adalah anak muda. Dimana mereka masih memiliki ide-ide kreatif dan terobosan baru dalam mewujudkan sebuah karyanya,” katanya.

Ia juga menjelaskan, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang beranggotakan para pemuda juga sangat dibutuhkan perannya dalam pembangunan suatu daerah khususnya dibidang sosial. Apalagi Karang Taruna sudah diakui keberadaannya dalam penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Sementara itu, Imam Safi’i Ketua Kartarkab Sidoarjo dalam sesi penutupan kegiatan LDK memberikan apresiasi terhadap Kartarcam Sidoarjo yang sukses menyelenggarakan Raker dan LDK.

“Saya berharap agar hasil Raker ini segera disosialisasikan dan diimplementasikan dilapangan,” tuturnya.

Imam juga berharap agar kader-kader Kartarcam Sidoarjo untuk mendukung dan membantu program-program pemerintah, baik desa maupun kecamatan, terutama dibidang sosial dan pemberdayaan pemuda.

Kartarcam Sidoarjo Gelar Raker di Trawas

SIDOARJO. Jajaran pengurus Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Sidoarjo periode 2017-2022 menggelar Rapat Kerja (Raker) yang selanggarakan selama dua hari, pada Sabtu-Minggu, 15 s/d 16 Juli 2017. Di Villa Puncak Trawas Kecamatan Mojokerto.

Acara tersebut turut dihadiri Pembina kartar, Ketua Kartar Kecamatan Sidoarjo Mansor, serta pengurus Kartar Kelurahan se-Kecamatan Sidoarjo. Dengan mengusung tema "Membangun pemuda berkarakter sosial sejati".
 
Endang Triratna selaku Tugas Fungsional mengungkapkan, pemuda khususnya yang tergabung di dalam wadah Karang Taruna mempunyai peran besar dalam sebuah pembangunan khususnya di Kota Sidoarjo. Selain itu, kedepan diharapkan Katar mampu berperan di semua sektor, baik pembangunan, pemberdayaan, pengembangan ekonomi dan juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di tingkat kelurahan masing-masing.

“Kami berharap Raker ini bukan hanya bersifat seremoni namun harus ada yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Karena ditengah perkembangan Kota Sidoarjo, diharapkan nantinya pemuda khusus yang tergabung di dalam panji Karang Taruna dapat mengambil peran serta untuk membangun Kecamatan Sidoarjo kedepan terutama di sektor kepemudaan,” pungkasnya.
 
Sementara itu, Mansor yang merupakan Ketua Karang Taruna Kecamatan Sidoarjo berharap kedepan Pemerintah Kota (Pemkot) Sidoarjo nantinya memberikan perhatian baik berupa perhatian maupun anggaran untuk pemuda yang ada di Kecamatan Sidoarjo. Agar terwujudnya pemuda yang unggul dan berkualitas.

“Kami berharap agar nantinya kedepan para pemuda di kecamatan Sidoarjo bisa ikut andil dalam mewujudkan Kota Sidoarjo yang Unggul, Nyaman dan Religius, khususnya di tingkat desa,” pungkasnya.

 

Senin, 12 Juni 2017

Mengendalikan Emosi, Berkaca dari Kisah Baridin dan Arya Penangsang

Orang kuat, kata Nabi SAW, bukanlah yang dapat mengalahkan musuhnya, namun yang dapat mengendalikan emosinya saat marah. Perang melawan diri sendiri adalah perang melawan emosi di dalam dirinya. Emosi adalah energi yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu yang muncul dari dalam dirinya sendiri.

Hadits di atas mengajarkan bahwa mengendalikan emosi sendiri lebih hebat daripada menundukkan orang lain. 

Rasulullah mencontohkan bagaimana ia dapat mengendalikan emosinya. Saat mengajak ke jalan kebenaran, Ia dilempari batu. Wajahnya berlumuran darah dan mengalir sampai kakinya. Rasulullah menahan marahnya. Ia malah mendoakan kebaikan buat mereka yang melempari dan melukainya dengan batu. "Ya Allah, berikan petunjuk pada kaumku, karena mereka belum mengetahui." Betapa tulus dan agung doanya. Doa yang lahir dari jiwa dan hati yang bersih. Subhanallah.

Kekuatan dzikir di samping karunia Allah, di dalamnya juga ada pengendalian emosi. Orang membaca basmalah sehari 7000 selama 7 hari. Lalu terasa ringan, maka dinaikkannya menjadi 12.000 sehari. Sampai terasa bisa ditingkatkan. Lalu sehari 21.000 kali. Sampai emosinya nyaman dan  mengatakan bisa lebih dari itu, dan seterusnya.

Saat memperbanyak dzikir, salah satu ujiannya adalah emosi. Bosan, capek, banyak yang menyukai, ada yang bikin kesal, dan lain lain.

Ratminah, gadis cantik yang orang tuanya kaya raya saat dilamar oleh Ibunya Baridin yang miskin, emosinya meledak. Ia memarahi, memaki, bahkan mengusir Ibu Baridin. Ia tidak kuat menahan gemuruh emosi marahnya. 

Baridin sakit hati. Kalau ditolak, kenapa tidak dengan cara yang baik-baik? Ia pergi meninggalkan rumahnya. Ia menyendiri, tidak makan dan tidak minum. Lisannya membaca mantera kemat jaran guyang. Setelah dibaca berhari-hari dengan hati yang luka berlumuran darah dan dipenuhi dendam, energi manteranya mengkristal, lalu seperti anak panah gaib melesat terbang menembus hati dan jiwa Ratminah.

Ratminah gelisah. Hati dan pikirannya dipenuhi wajah Baridin. Kemanapun wajah memandang, yang ada wajah Baridin yang dulu dibencinya. Rindu Ratminah meluap dan cintanya tumbuh dengan cepat tak tertahankan. Benteng pikirannya tidak bisa membendung gejolak rindu dan cintanya. Ia pergi meninggalkan orang tua dan kekayaannya. Ia pergi ke sana kemari. Satu yang dicarinya dan satu yang disebut-sebut lisannya, yaitu Baridin. Ia seperti orang gila. Anak-anak di jalanan mempermainkan dan memanggilnya gila. Rambut dan tubuhnya tidak terurus. Matanya sering menitikkan air mata. Lisannya terus menyebut lirih nama Baridin. Lisannya jadi liar, sering tertawa sendiri. Tubuhnya dibawa oleh jiwanya yang dipenuhi luapan cinta mencari yang dicintainya. 

Saat dalam satu momen Ratminah bertemu Baridin. Ia terkejut. Ia merengek manja memohon agar Baridin mau pulang dan hidup bersama dengannya. Baridin menolak. Sakit hatinya begitu dalam. Ia tirakat tidak makan dan tidak minum hanya punya satu tujuan, yaitu membalaskan sakit hatinya, bukan mencari kebahagiaan dan bukan ingin berbagi kebahagiaan. 

Jiwa Ratminah goncang. Harapannya lenyap. Jiwanya bergetar keras lalu keluar dari tubuhnya. Tubuhnya beku tak bisa bergerak. Ia meninggal di hadapan Baridin, orang yang selalu ada dalam bayangannya dan mengganggu jiwanya.

Baridin terkejut. Tubuhnya yang lemah, dehidrasi. Ia pun menyusul Ratminah ke alam barzakh. Baridin gagal mengendalikan emosi marah dan dendamnya yang membara.

Orang hebat bukan orang yang marahnya mustajab, tapi yang marahnya dapat dikendalikan. Saat marah dan hati mendidih akan meluapkan kutukan, segeralah tolak bala, bersedekah dan berdzikir agar emosi marah tersebut tidak menjadi bencana bagi diri maupun orang lain.

Arya Penangsang gagal menjadi raja, karena tidak kuat tirakat menahan emosi marah selama 40 hari, sebagaimana pesan gurunya, Sunan Kudus.

Kita ini tidak punya apa-apa dan tidak punya siapa-siapa. Kendalikan emosi marah. Jangan sampai kutukannya mewujud. Boleh jadi itu istidraj. Dan jangan memancing kemarahan orang lain dengan merendahkan dan menyakitinya. Bukankah doa orang yang disakiti itu mustajab?

Kalaupun mereka tidak marah dan mengutuk. Tetap saja kedzaliman kita adalah kegelapan, membuat hidup jadi sial, susah dan menderita. Innadzdzulma dzulumatun. Sesungguhnya kedzaliman itu adalah kegelapan. Cahaya ilmu, kebaikan, dzikir, dll jangan sampai padam diterpa angin kedzaliman yang kita lakukan. 

Ya Allah, ampuni hamba, sayangi hamba, beri hamba rezki, tambal kekurangan hamba, angkat derajat hamba, beri hamba petunjuk, sehatkan, dan maafkan kelalaian hamba. Demikian salah satu terjemahan doa duduk di antara dua sujud. 

Oleh : Rojaya *
*(Penulis adalah Ketua Prodi Ilmu Tasawuf Fakultas Dakwah IAILM Pondok Pesantren Suryalaya)
Sumber : http://www.nu.or.id/post/read/78784/mengendalikan-emosi-berkaca-dari-kisah-baridin-dan-arya-penangsang

Senin, 05 Juni 2017

Ansor Dirikan Posko Antipersekusi Hingga Ranting Anak Cabang

SIDOARJO. Menjaga keamanan dan kenyamamanan bulan puasa dan pelaksanaan Idul Fitri tahun ini, serta untuk meminimalisir terjadinya tindakan persekusi, pihak PC GP Ansor Kabupaten Sidoarjo mendirikan  posko antipersekusi mulai ditingkat ranting hingga kecamatan se Kabupaten Sidoarjo.

Pendirian posko tersebut dimulai lebih awal dengan pertimbangan situasi yang dinilai kurang stabil yang terjadi saat ini. “Pendiriannya memang lebih awal dengan pertimbangan situasi kurang stabil,” kata Ketua Cabang (PC) GP Ansor Sidoarjo, Riza Ali Al Faizin, saat dikonfirmasi, Ahad (04/06/2017).

Biasanya, jelas Riza posko didirikan dan dibuka menjelang lebaran saja. Namun kali ini diawal bulan puasa dibuka dengan melibatkan  melibatkan forkompimka setempat. Tujuannya  untuk supporting sistem  keamanan di bulan ramadan (puasa) dan menjaga ketenangan dan kondusifitas kabupaten Sidoarjo selama dibulan ramadan tersebut.

“Juga untuk mengantisipasi maraknya aksi persekusi terhadap masyarakat,”tuturnya.

Selain sifatnya suport sistem aparatur keamanan, posko juga sebagai syiar NU dan banom (badan otonom) jika ada buka bersama dan pembagian Ta’jil serta santunan tadarrusan .
“Ansor, selalu koordinasi  dengang aparat keamanan setempat jika ada sesuatu yang mengganggu masyarakat. Untuk piket lapangan diserahkan masing-masing PACAnsor,” jlentrehnya.

Berikut data, posko  PAC  Ansor  di Kabupaten  Sidoarjo. Porong di kantor kecamatan porong. Wonoayu di perempatan pilang, Candi di depan kantor MWC NU, raya Candi no 16.Krian di  MWCNU Krian
Sidoarjo Kota, di pertigaan embong malang.Tanggulangin, di Kludan, barat Perum Prmata.

Buduran di MWC NU Buduran jl. Raya wadung Asih. Sedati di kantor MWC NU Sedati, Jl. Raya Buncitan – Sedati dan di perempatan T1 Bandara Juanda. Balongbendo  di depan yayasan R  Rahmat Tulangan di BPPMNU Tulangan, jl. Raya Kepadangan 36 Tulangan. Sukodono, atas Tol Jumputrejo lalu di pertigaan MI Cangkringsari dan di depan Sam Donat, Kloposepuluh.

Juga di Timur Balai desa plumbungan.Taman,di  Kantor MWC NU Taman Jl. Raya wonocolo. Gedangan, di depan masjid Al hikmah Desa Tebel. Krembung di  depan masjid An-nur Desa Jenggot , Raya Jenggot No. 2A, depan masjid Jenggot. Waru, di kantor Kec. Waru Jl. Brigjen Katamso No.1, Janti – Waru. Tarik, Jl. Raya Tarik – Bakalan Ds. Balong Gabus – Tarik. Jabon,  di kantor MWC NU jabon,  DukuhSari Jabon. Prambon di depan kantor MWC Prambon.

Sumber : duta.co/04/Juni/2017

Jumat, 02 Juni 2017

Mahasiswa UNNES teliti pemikiran Habib Luthfi

Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik dan Kewargenagaraan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ines Fiera Wijayanti meneliti pemikiran Habib Luthfi Bin Yahya mengenai nasionalisme, baru-baru ini.

Berdasarkan penelitian itu, Ines mengungkapkan bahwa nasionalisme Habib Luthfi Bin Yahya sangat berkaitan dengan berbagai bidang kehidupan. Selain itu, nasionalisme yang dikampanyekan Habib Luthfi memiliki dasar argumentasi yang sangat kuat dalam agama Islam. Karena itulah, Habib Luthfi bin Yahya sangat getol mempromosikan nasional kepada masyarakat.

Dari penelitian itu terungkap bahwa menurut Habib Luthfi nasionalisme merupakan hak warga negara  dan merupakan sesuatu yang sah karena merasa memiliki tanah air yang diberi oleh Yang Maha Kuasa untuk setiap bangsa.

Nasionalisme yang cinta tanah air, diartikan dengan hubbul wathon minal iman (cinta kepada negara adalah sebagian dari iman) menjadikan para jama’ah bersatu padu mewujudkan cinta tanah air sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Sebegai peneliti, Ines  berhasil menggali  pemikiran nasionalisme Habib Luthfi bin Yahya dalam kaitannya dengan sejumlah bidang, yaitu ekonomi, budaya,politik, agama, dan pendidikan.

Dalam bidang ekonomi pemikiran Habib Luthfi bin Yahya adalah menggali sumber daya di daerah masing-masing untuk menjadi komoditas sehingga dapat mengangkat ekonomi daerah. Wujud dari pemikiran Habib Luthfi dalam bidang ekonomi adalah menggagas berdirinya IBC (International Batik Center) di Kota Pekalongan.

Dalam bidang budaya pemikiran Habib Luthfi bin Yahya memadukan antara karakter yang berbasis budaya dengan karakter yang berbasis nasionalisme. Beliau mengemasnya dalam bentuk seni serta syair-syair yang penuh dengan nasihat sehingga masyarakat dengan mudah menerimanya.

Dalam bidang politik Habib Luthfi bin Yahya menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan, silaturahmi dengan Ulama, Pemerintahmaupun TNI-POLRI. Wujud dari pemikiran Habib Luthfi dalam bidang politik adalah diadakannya acara-acara yang semua kalangan ikut berpartisipasi dan bahkan menjadi panitia dalam acara tersebut.

Dalam bidang agama,
Lengkapnya
Sumber http://unnes.ac.id

Survei Terbaru : Tingkat Literasi Indonesia di Dunia Rendah

Indonesia menempati ranking ke 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat literasi, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat li...